Undangan adalah kesan pertama tamu tentang hari bahagia kalian. Sebelum menentukan tema, luangkan waktu sebentar untuk mencocokkan desain dengan konsep acara, adat keluarga, dan cara undangan itu akan dibagikan.
1. Mulai dari konsep acara
Akad sederhana di rumah dan resepsi di gedung punya suasana yang berbeda. Tema minimalis dengan banyak ruang kosong cocok untuk acara intim, sementara tema berornamen lebih pas untuk resepsi besar.
2. Hormati adat keluarga
Kalau keluarga memakai adat Jawa, Sunda, atau Minang, pilih tema yang membawa unsur itu: motif batik, warna emas, atau tipografi klasik. Detail kecil seperti ini membuat orang tua merasa dilibatkan.
Tema yang tepat tidak harus ramai. Yang penting, tamu langsung tahu siapa, kapan, dan di mana.
3. Pastikan informasi utama mudah dibaca
- Nama mempelai dan orang tua terlihat jelas di layar pertama.
- Tanggal, jam, dan lokasi tidak tertutup ornamen.
- Tombol peta dan RSVP mudah ditekan dengan satu jempol.
4. Sesuaikan jumlah foto
Setiap tema punya slot foto yang berbeda. Kalau kalian belum punya foto prewedding, tema ilustrasi tetap terlihat elegan tanpa foto sama sekali.
5. Coba demonya sebelum memutuskan
Buka demo tema di ponsel, bukan hanya di laptop. Sebagian besar tamu akan membuka undangan dari WhatsApp, jadi tampilan mobile adalah yang paling penting.
Sudah punya gambaran? Lihat katalog tema dan pilih yang paling mewakili kalian berdua.